Bahagia
Dari 2006 sampai 2026. Dua puluh tahun. Status: duda. Bukan sekadar tanpa istri—bahkan pacar pun tidak ada. Kosong. Bukan pilihan romantis, tapi kondisi yang berjalan terlalu lama sampai jadi kenyataan yang harus ditelan setiap hari. Banyak orang bicara soal kebutuhan. Tapi ketika kebutuhan itu tidak punya jalur keluar, ia tidak hilang. Ia menumpuk. Mengendap. Lalu berubah bentuk. Hasrat yang tak tersalur, kedekatan yang tak pernah terjadi, sentuhan yang tak pernah ada—semuanya bertransformasi jadi sesuatu yang lain. Emosi. Amarah. Sensitif terhadap hal-hal kecil. Dan sifat-sifat yang dulu tidak ada, sekarang muncul tanpa diundang. Ini bukan sekadar soal fisik. Ini soal keseimbangan yang tidak pernah tercapai. Hari berjalan seperti biasa, kerja tetap dilakukan, aktivitas tetap dijalani. Tapi di dalam, ada ruang kosong yang tidak pernah benar-benar terisi. Dan ruang kosong itu tidak diam—dia berbicara dalam bentuk yang keras. Grup WhatsApp? Banyak. Terlalu banyak. Isin...